Header Ads

Sunrise City Tanjungpinang, Hotel Nyaman Berasa Rumah Sendiri

Mengisi masa libur sekolah yang akan berakhir beberapa hari lagi, (walaupun anak saya baru mau masuk sekolah tahun ini) kami sekeluarga memanfaatkannya dengan acara jalan-jalan. Tujuan jalan-jalan kami saat ini adalah ke Kota Tanjungpinang Pulau Bintan. Kenapa kami pilih kota yang satu ini? Ya, kami pilih kota ini karena kami rasa kota ini kelihatan jauh namun dekat, kelihatan dekat namun jauh. Nah lho bagaimana itu?Ya! Perasaan saya saja seperti itu, mungkin kawan-kawan juga merasa hal yang sama dengan saya tentang kota ini?hehe!

Pulau Bintan dan Pulau Batam dimana kami tinggal, adalah dua pulau yang saling bersebelahan alias bertetanggaan, karena kedua pulau ini masih dalam satu provinsi yaitu Provinsi Kepulauan Riau atau KEPRI.

Disini saya akan menceritakan tentang pengalaman kami menginap selama dua hari disalah satu hotel yang ada di Kota Tanjungpinang ini. Atas rekomendasi dari seorang kawan, kami pilihlah Hotel Sunrise City, yang katanya hotel ini pas untuk liburan keluarga, karena hotel ini ada kolam renang plus waterparknya. Seperti apa penampakan hotel itu? Yuk dimari!

Perjalanan menuju Pulau Bintan atau Kota Tanjungpinang ini, kami awali dengan menyeberang laut selama satu jam dengan boat aluminium MV.Oceania berkapasitas 180-200 orang penumpang, dengan tiket hanya Rp57.500 perorang. Sesampai di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang, kami langsung booking kamar hotel untuk dua hari, kami tidak perlu repot-repot kesana kemari langsung ke hotelnya untuk booking, karena kami biasa pakai jasa traveloka. Karena dengan aplikasi ini kami tinggal pencet-pencet smartphone terus tinggal transfer pembayaran, selesai. Selain itu kami juga dapat diskon menarik dari rate asli hotelnya, lumayan!

Dari Pelabuhan Sri Bintanpura Tanjungpinang kami naik angkot menuju hotel, ongkosnya cuma enamribu rupiah perorang itupun kita langsung diantar langsung didepan hotel, kenapa ini saya sebutkan?karena hotel tempat kami menginap ini letaknya jauh kedalam, alias jauh dari jalan raya.

Ketika sampai untuk pertama kalinya, Sunrise City tak terlihat seperti lazimnya hotel-hotel yang ada, namun hotel ini nampak semacam komplek perumahan yang sepi dan tenang dengan dikelilingi tanah yang luas berumput ilalang,pada radius 600 meter berbatasan langsung dengan tembok tinggi beberapa perumahan, jadi hotel ini kesannya menyendiri diantara kepungan pemukiman penduduk, dan ini sangat cocok bagi yang ingin beristirahat dan merefresh pikiran, karena letaknya yang memang jauh dari hingar bingar bising perkotaan.



Hotel yang berlokasi di daerah Sei Jang yang terpaut tiga kilometer dari pusat kota ini, menawarkan kenyamanan dengan atmosfir yang berbeda dengan hotel lainnya.Ketenangan.Itulah yang ditawarkan hotel satu ini. Dan ini sangat kami rasakan, siang itu saat pertama kami sampai,cuaca sangat cerah, terlihat beberapa burung gereja terbang kesana kemari mencari makan dilapangan rumput yang terkadang terbang dan hinggap di meja meja kecil didepan hotel sehingga menggugah hasrat para tamu,khususnya anak-anak untuk mengejarnya tak terkecuali anak kami. Kadang burung-burung itu terbang ke atap beberapa bangunan hotel yang mirip rumah-rumah deret ini.



Setelah bertemu resepsionis dan mendapatkan kunci, kami langsung menuju kamar standart yang telah kami booking. Anak-anak terlihat gembira ketika masuk area hotel, karena pandangan mereka langsung tertuju pada kolam renang dan waterpark didepan mereka, mereke senyum sumringah dan kepingin langsung nyemplung saja bawa’annya.Tapi untuk sekarang, kami menuju kamar terlebih dahulu, maklum anak-anak butuh istirahat setelah ditraining naik boat untuk pertama kalinya. Sesampai dalam kamar, mereka langsung meluncur dan goleran di spring bed yang empuk sambil nonton tv untuk menghilangkan penatnya.



Walaupun kamarnya tak cukup lebar namun cukup bersih dan bagus, walau hotel ini berpredikat bukan hotel baru lagi.Karena sebelum ganti nama pada 2008, hotel ini namanya adalah Hotel Bali yang dimiliki oleh seorang Filipina dan sekarang pemiliknya adalah orang kita sendiri, seorang Indonesia. Hotel ini terlihat tidak baru lagi, terlihat dari beberapa bagian yang terlihat sudah dimakan usia, seperti atap, dinding, tiang dan juga ACnya yang kebetulan di kamar kami masih model jadul.

Kamar mandinya cukup bersih komplit dengan toilet duduk, fasilitas mandinya menggunakan shower, baik air dingin maupun hangat, perlengkapan toiletriesnya lumayan ada sikat gigi, shampo dan handuk. Selain itu ada lemari dengan pintu geser untuk menaruh barang-barang maupun baju- baju kita.Didepan kamar masing-masing terdapat jemuran mini, cocok untuk menjemur baju-baju basah apabila habis berenang atau main di waterpark.



Type family room, halaman depannya bisa untuk parkir motor bahkan mobil,mengesankan hotel ini berasa seperti rumah sendiri, apalagi kalau malam hari dengan diterangi bola lampu besar warna kuning yang redup disetiap halaman kamar dan beberapa sudut hotel,membuat suasana jadi lebih romantis.




Hotel ini dilengkapi dengan fasilitas restoran yang terletak ditengah-tengah pada deretan kamar hotel yang ada. Ruang restoran tertata dengan cantik dan rapi dengan penataan meja lingkar yang ditata tersebar dalam ruangan dengan lampu menyala kuning redup dengan hembusan AC yang segar membuat para tamu betah berlama lama disini. Direstoran inilah para tamu bisa dapat free breakfast untuk dua orang. Selama menginap dua hari di sini, kebetulan kamimendapat sarapan nasi goreng, yaitu nasi goreng teri dan nasi goreng plus mie. Entah kalau mau nginap beberapa hari lagi, apakah menunya nasi goreng lagi?Tak tahu?hehe..!








Untuk makan siang dan makan malam, restoran inimenawarkan harga pada kisaran 12 ribu hingga 18 ribu, itu not include tax. Kalau ingin makan lebih murah dari ini, kita bisa beli makan di kantin waterpark yang tak begitu jauh dari restoran ini, yangmana kantin ini buka dari jam sepuluh pagi hingga jam enam sore menyesuaikan jadwal buka tutup waterpark. Kalau ingin makan diluar Bisa! namun warung atau kedai makan agak jauh yaitu di area pemukiman warga.

Disamping area waterpark terdapat sebuah ruangan atau gedung yang penampakan sudah agak tua, ini adalah gedung untuk pertemuan atau conference room dengan terdapat lapangan rumput yang luas didepannya, yang di kelilingi pohon palem kecil yang terdapat tempat-tempat duduk disela selanya yang cocok untuk bersantai, bercengkrama dengan keluarga sambil menikmati kopi atau camilan sambil menikmati pemandangan burung-burung gereja yang terbang kesana kemari yang kadang mencari makan direrumputan dilapangan hotel ini.




Jadi! untuk tempat bersantai di hotel ini, banyak pilihannya. Bisa dikamar, dilapangan, tempat duduk sekitar kolam, tempat duduk ditepi lapangan, tempat duduk di area waterpark dan bisa juga di lobby. Berbicara tentang lobby hotel, saya anggap lobby yang satu ini cukup menarik, karena lobby disini lain dengan lobby hotel-hotel lainnya . Lobby disini selain nyaman, penataan dan model kursinya pun ditata seperti ruang tamu lazimnya dirumah kita sendiri.Dengan pemandangan kolam kecil di luar ruangan, membuat pemandangan semakin menyejukkan mata.



Dan di lobby ini lah kita bisa main wifi sepuasnya, walaupun hotel ini free wifi tapi sayang sinyal wifinya tidak sampai kamar kami, sehingga saya sering nglurug ke lobby ini hanya untuk main internet gratis, hehe....capek deh!

Fasilitas dan kenyamanan lainnya yang diberikan hotel pada kita, selain diatas adalah layanan room service dari pagi hingga malam. Mau butuh apa-apa atau kamar minta dibersihkan tinggal kontak resepsionis, pokoknya dimanjakanlah kita menginap disini.dan yang tak kalah menariknya adalah layananan shuttle service, yaitu antar jemput tamu bila mau bepergian ke pusat kota. Seperti kepelabuhan, mall, pasar tradisional dan tempat-tempat lainnya. Hem…andaikan kami tahu dari awal akan layanan ini, harusnya tidak usah keluar kocek untuk ongkos angkot waktu awal datang ke hotel ini.

Fasilitas gratis bagi tamu hotel berikutnya adalah kolam renang dan waterpark. Ya saya sebut gratis karena tamu hotel bebas keluar masuk dan pakai waterpark ini. Karena waterpark ini juga diperuntukan untuk umum dan mereka harus membayar untuk masuk kesini.Kolam renangnya ada dua, yaitu kolam untuk anak dan satu lagi untuk orang dewasa, yang letaknya didepan deretan kamar hotel.Jadi kalau mau mandi dikolam tinggal loncat saja (Eh maksud saya kolamnya dekat dengan kamar, gitu hehe!).






Untuk waterpark fasilitasnya lumayan komplit, ada kolam besar, kolam anak, kolam arus, seluncuran, ruang bilas atau ganti pakaian dan gazebo. Namun sayang gazebonya ini disewakan jadi tidak sembarangan kita bisa duduk seenaknya, jadi bayar dulu baru bisa duduk didalamnya. Namun tak masalah walau tak duduk di gazebo, masih banyak tempat duduk gratis di area waterpark ini hehe!






Di salah satu sudut waterpark terdapat kantin yang saya sebutkan diatas, yang menjual berbagai makanan dengan harga terjangkau. Jadi kalau kita lapar dan haus disela-sela main di waterpark, kita tinggal pesan saja. Di suatu kesempatan saat kami main waterparkrupanya hujan sedang lebat-lebatnya sehingga sambil nunggu hujan reda kamipun nongkrong dikantin sambil menyeruput susu coklat hangat, ehmm sedapp!



Tidak lengkap rasanya jalan-jalan ke suatu tempat tanpa mencicipi kuliner daerah tersebut.Saya pun berinisiatif untuk membeli makan diluar.Yaitu lagi saya harus keluar hotel bila ingin mendapatkan makanan lokal.Dan saya pun harus berjalan jauh keluar hotel untuk mendapatkannya.Tengok kanan tengok kiri hampir jarang sekali kedai makan di daerah ini, yang ada hanya kedai kopi saja.

Setelah berjalan hampir satu kilometer akhirnya saya pun menemukan juga sebuah kedai makan yang saya anggap bercita rasa lokal dan pas dengan lidah. Saya pun mampir di kedai “Gelora” makanan khas medan. Saya pesan tiga menu yaitu nasi lemak, soto medan dan nasi campur. Semuanya dengan porsi jumbo, semuanya lezat especialysoto medannya dengan irisan daging besar-besar dengan teksturnya yang lunak dan kenyal gimana gitu.Selain makanannya enak, ibu penjual dan anak gadisnya juga ramah banget. Kayaknya kesempatan depan harus mampir ke kedai ini lagi hehe!

“ Mampir lagi ya mas nanti” ucap ibu penjual bersamaan dengan anak gadisnya ramah.

“ Terima kasih bu, In sya Alloh tahun depan ya!” jawab saya

“ Kok tahun depan?” tanya mereka.

“ Iya, saya dari Batam bu, sedang main di waterpark sebelah” jawab saya lalu berpamitan pada ibu dan anak yang masih terheran-heran itu.

Tambahan


Oh ya!bagi tamu hotel yang tak mau ketinggalan sholat jama’ah di masjid, bisa sholat di dua masjid diluar hotel yang jaraknya lumayan jauh. Yang namanya jalan-jalan, keluar hotel sekali-kali jalan kaki bagus juga sekalian jogging sekalian mendulang pahala ibadah dengan jalan kaki, ada dua pilihan masjid besar yang bisa kita datangi. Pertama Masjid Muflikhun di Jalan Sambu-Natuna Sei Jang yang lokasinya 800 meter di sebelah selatan hotel dan satu lagi Masjid Al Fauzan di gang Durian Jalan Sei Jang atau lokasinya 700 meter sebelah utara hotel. Karena liburan kami saat itu bertepatan dengan hari jum’at, sayapun melaksanakan sholat jum’at di masjid yang saya sebutkan terakhir.

Begitulah sedikit cerita saya tentang hotel Sunrise city. Adakah kawan-kawan tertarik untuk kesini?







Room Rate

Standart IDR 276.925

Deluxe IDR 362.918

Superior IDR 475.000

Family Room IDR 1.125.000


_***_


Standart King IDR 437.500

Deluxe King IDR 500.000

Superior king IDR 600.000

Family Room King IDR 1.399.200

Extra Bed IDR 80.000



Sunrise City Hotel Tanjungpinang

JL. Sei Jang Tanjungpinang

Phone: 0771 26281 – 0771 26282

Fax: 0771 24010

e-mail: Hotel_Sunrisecity@yahoo.com



Howgh!




Batam, 14 Juli 2017






















Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.