Header Ads

Sejarah SYECC Oleh Sang Ketua Pertama

kawan-kawan yang budiman, perkenankan saya dalam kesempatan ini memunculkan kembali kisah awal berdirinya club kita, SYECC(Siaga Yudha English Conversation Club) yang awalnya bertempat di Dormitory Blok A5 no.8 Batamindo Industrial Park Mukakuning Batam.
Di sini saya hanya mengkutip kisah yang telah ditulis pada tahun 2012 tersebut tanpa saya tambah dan kurangi, Dan pengutipan cerita ini sudah mendapatkan ijin dari sipenulis sendiri yaitu saudara Mael Fahroza, yang juga merupakan  ketua pertama club ini, Berikut kutipan kisahnya:


Hallo para Syecter...

Pada tanggal 22-24 Desember 1998 di Plaza Batamindo, setahun setelah Plaza itu di resmikan, beberapa unit aktifitas di komplek Batamindo Invesment Coorperation ( BIC ) seperti Universitas Terbuka, Teater GONG, KSR_PMI, RT-RW, dan juga Tunas Karya mengadakan sebuah even di berinama Lomba Pidato Bahasa Inggeris, lomba mendongeng, pameran lukisan.


Mael Fahroza 

Even berjalan dengan baik, bahkan semua pihak berharap agar even ini bisa dilaksanakan secara kontinyu, apalagi dari pihak para pelukis yang pada saat itu belum mempunyai wadah untuk memamerkan hasil karyanya. Selain itu persahabatan yang terjalin selama even berlangsung antar unit aktifitas demikian rapat dan hangat sehingga kadang mereka tidak menyadari kalau mereka dari unit aktifitas yang berbeda


Kejadian - kejadian unik sering timbul..apalagi saat pembuatan Brosur yang dikerjakan secara handmade dengan bahan dasar barang bekas seperti kertas recycle dan karton alas bekas shalat Jumat di mesjid Nurul Islam...semuanya berkreasi dan menunjukkan hasil karyanya..mirip seperti lomba menggambar ataupun mewarnai, nama-nama seperti demhank, Asih dari UT ( Universitas Terbuka ), Riyanti, Sri Mulyantini, dll dari KSR_PMI, Sundari, Weni, Dan diriku sendiri dari Teater GONG, tak lupa Pak Rusli yang memang punya hobi melukis dan karyanya ikut di pamerkan di even tersebut gak mau kalah menorehkan goresan tinta dan bubuhan warna di brosur masing-masing.

Tak kalah serunya adalah debat yang terjadi dikala momen demi momen dilewati..baik antara ut vs teater Gong..mau pun dengan KSR. Kebekuan yang selama ini terjadi antar Unit Aktifitas, cair dengan dibentuknya kepanitian Lomba Pidato Bahasa Inggeris ini, Padahal beberapa Unit Aktifitas berada di satu atap yang sama yakni Blok A5 13-14 diantaranya Teater Gong, KSR_PMI, Pramuka, CUMFIRE, dan Sanggar Tari Langgeng Pertiwi

Pada saat Lomba Pidato Bahasa Inggeris berlangsung timbul teguran untuk panitia..kenapa panitianya tidak menggunakan bahasa inggeris seperti pesertanya, hal inilah yang menjadi alasan kuat buat kami para panitia waktu itu agar di bentuk suatu wadah yang hanya menggunakan bahasa inggeris di suatu tempat.

Hari berganti dan waktu terus berlalu, empat bulan setelah even Pidato Bahasa Inggeris berlalu, di tengah kesibukan masing-masing dan even rutin yang wajib dilaksanakan oleh Unit Aktifitas, seperti Workshop Photografi oleh Teater Gong di Februari, lomba Karaoke Cumfire di April, dan juga Pemilihan Putri Kartini 99 oleh Sanggar Tari Langgeng Pertiwi, serta Leadership Basic Training oleh Tunas Karya, Niat untuk membuat wadah menggunakan bahasa inggeris pun diangkat lagi. Masih di Bulan April bertempat di Pos Satgas Blok J-12 (sayang tempat bersejarah ini tinggal kenangan karena sudah rata dengan tanah ) pertemuan pun berlangsung di hadiri dari utusan-utusan Unit aktifitas seperti UT, Teater Gong, Sanggar Tari Langgeng Pertiwi, Cumfire,KSR-PMI, RT-RW, English Language for Executive (ELE), Tapak Suci Putera Muhammadiyah,PakAfrizal, Pak Rusli, Pak Riyanto dan puteranya Tito. 



Pak Afrizal saat penyerahan hadiah pada para juara Speech Contest 2000

Dari pertemuan ini berdirilah club berbahasa inggeris..SIAGA YUDHA ENGLISH CONVERSATION CLUB disingkat SYEC2, serta dipilih pengurusnya sebagai Ketua Ismail dari Teater Gong, Wakil Riyanti dari KSR-PMI, Sekretaris I Prameswari dari Sanggar Tari Langgeng Pertiwi dan Sekretaris II Wicka dari Cumfire, Bendahara I Dyah dari KSR-PMi, Bendahara II Tari dari UT, juga di bentuk empat seksi diantaranya Sie Recruitment di ketuai Abdul Hakaam Sam dari Cumfire, Sie Activities Sri Asih dari Ut, Sie Publisment ( aduh sorry ogut lupa siapa ), Sie Public Relation di pegang Comel ketua Sanggar Tari Langgeng Pertiwi.



Rapat Yang tak tiada putusnya….

Setelah didirikan, perjalanan SYEC2 sebagai club berbahasa inggeris belum berjalan mulus, bentuk program kerja dan lain sebagainya masih merupakan tanda tanya besar di pikiran masing-masing pengurus dan anggotanya.

Rapat pengurus pertama diadakan di Meeting room Blok A5-13, anggota dari Cumfire mendominasi anggota yang hadir diikuti UT sementara dari Sanggar Tari Langgeng Pertiwi hanya beberapa orang saja dan mayoritas wanita..’cakep yang pasti!.. begitu juga dari Teater yang kebetulan banyak yang masuk Shif malam, dari Tapak suci tetap ikut walau hanya satu orang sementara dari KSR mba Yanti dan anggotanya dengan percaya diri tinggi dan ketegasannya yang sudah menjadi ciri khas karakter dia, mengharap  group ini bukan hanya sebagai tempat bercanda dan kumpul-kumpul semata, mengingat dengan berdirinya grup ini maka bertambah pula PR kita sebagai aktifis.

Aku sempat kagum akan gaya diplomatis mba Yanti dan semakin kagum lagi karena KSR-PMI pada saat itu semua anggotanya adalah wanita, beda jauh denganCumfire walau terkesan santai tapi kesenioritas dan kepatuhan akan yang lebih tua Nampak jelas saat itu, dan kuakui saat masih nama-nama lama seperti Abdul Hakam Saam, Kang Usep, Pokoke tetua Cumfire saat itu yang nama-nama ku lupa tapi yakin aku dekat banget sama mereka membuat nama Cumfire terus berkibar bukan saja dikenal sebagai club pencinta alam semata tapi juga tentang humanitasnya yang tinggi.

Dari UT yang selalu mendominasi jalannya rapat  juga sangat antusias dengan didirikannya club berbahasa inggeris ini, kelihatan sekali pada waktu itu wajah-wajah anggota UT seperti orang yang haus akan ilmu, nama-nama seperti Asih, Tari, Luluk Mahmudah,  dan banyak lagi nama-nama yang lain tanya dengan pak Rusli deh, soalnya beliau bergaul rapat sama mereka sampai banyak juga yang dipacari beliau…hehehe..lagu lama..peace pak Bro!..maklum saat itu kita pada Bachelor!



Pak Rusli menerima sirih saat tari sambutan pada acara Speech contest 2007

Dikarenakan beda konsep di tiap-tiap organisasi dan masing-masing organisasi mengharapkan yang terbaiku ntuk SYEC2 membuat banyak sekali masukan bagaimana menjalankan SYEC2. Pertemuan pengurus demi pertemuan pengurus dilakukan, jarak pertemuan satu dengan pertemuan lainnya sekitar seminggu atau dua minggu membuat SYEC2 makin tidak jelas bagaimana mengoperasikannya, ditambah setiap kali pertemuan selalu bentrok dengan kegiatan rutin organisasi masing-masing  yang banyak dilakukan pada hari minggu.

Akhirnya dengan konsep…’DATANG, NGUMPUL, DAN GUNAKAN BAHASA INGGERIS..’, Simple memang dan mengambil tema “Evening Tea”, di atas rumput hijau blok I1 terjadilah Weekly Meeting yang pertama. Sambil minum teh hangat ditambah mendoan kreasi  SYECTER, suasana yang nyaman dan hangat tak terasa kalau pertemuan itu menjadi tonggak bersejarah dan di jadikan sebagai hari lahirnya SYEC2 tanggal 4 Juli 1999, tak sengaja sama dengan hari nasionalnya Amerika.



Mael Fahroza dan Pak Rianto saat dalam acara pemilihan ketua baru Syecc 2009

Tapi sayang yang hadir saat itu sangat sedikit diantara pak Rusli, Pak Afrizal, Bu Ria guru Bahasa Inggeris SMP 10 Wicka dan seorang temannya mewakili cumfire, weni mewakili teater gong, Prameswari mewakili Langgeng Pertiwi dan utusan beberapa utusan personal yang belum dapat membuat group, oh ya..dahulu masing-masing Syecter wajib membuat grup terdiri dari empat orang dan satu dipilih menjadi ketuanya.

Sayang anggota dari UT, Cumfire, dan KSR tidak dapat ikut karena bentrok dengan kegiatan rutin.


Demikianlah kisah terbentuknya SYECC di masa awal, semoga menjadi pengetahuan kita semua, Menjadikan kita makin cinta dan semangat dalam belajar bahasa inggris di club tercinta ini.


Thank you!


kunjungi juga:

Profil Syecc oleh komite 2013(klik disini)



Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.